GCBC Logo

Teknologi Iklim untuk Transformasi Sistem Agripangan: Menempatkan Ketahanan Pangan, Perubahan Iklim dan Pengurangan Kemiskinan di Garis Terdepan

Teknologi Iklim untuk Transformasi Sistem Agripangan: Menempatkan Ketahanan Pangan, Perubahan Iklim dan Pengurangan Kemiskinan di Garis Terdepan

Tahun Diterbitkan

2024

Organisasi yang Berkontribusi

Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO)
Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC)

Jenis Sumber Daya

Laporan Penelitian/Wawasan

Bahasa

Inggris

Topik Terkait

Topik Utama
Pertanian, Kehutanan & Penggunaan Lahan
Topik 2
Adaptasi & Ketahanan
Topik 3
Bantuan Teknis & Persiapan Proyek

Target Pemirsa

Pemerintah & Pembuat Kebijakan
Pengembang Proyek
Penyedia Bantuan Teknis
Penyedia Pendidikan/Think Tank/LSM
Penasihat & Konsultan

Wilayah Geografis Terkait

Global
Teknologi Iklim untuk Transformasi Sistem Agripangan: Menempatkan Ketahanan Pangan, Perubahan Iklim dan Pengurangan Kemiskinan di Garis Terdepan

Deskripsi Sumber Daya

Laporan ini mengeksplorasi bagaimana teknologi iklim dapat mengubah sistem agripangan untuk mendukung mitigasi, adaptasi, dan ketahanan pangan. Ini mengidentifikasi teknologi utama, kebutuhan investasi, dan kondisi yang memungkinkan untuk meningkatkan tindakan di seluruh rantai nilai.

Mengapa Hal Ini Penting

Sistem agrifood adalah sumber emisi utama dan rentan terhadap iklim. Penskalaan teknologi iklim sangat penting untuk mencapai tujuan iklim dan pembangunan, terutama di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.

Wawasan Utama

  • Mendefinisikan teknologi iklim sebagai inovasi yang mengurangi emisi, meningkatkan ketahanan, dan mendukung produksi pangan berkelanjutan
  • Meliputi lima bidang: pengelolaan tanah dan tanaman, peternakan, pengolahan makanan, rantai pasokan, dan alat digital
  • Menekankan perlunya instrumen pengurangan risiko dan keuangan campuran untuk menarik modal swasta
  • Menyoroti inovasi inklusif, pengembangan kapasitas, dan kebijakan yang memungkinkan
  • Mencatat adopsi yang tidak merata di seluruh wilayah karena hambatan biaya, kebijakan, dan infrastruktur

Apakah pengetahuan ini bermanfaat?

Kami ingin mendengar pendapat Anda! Anda dapat membagikan umpan balik Anda atau menyarankan sumber daya di bawah.

Pengetahuan Terkait