GCBC Logo

Kecerdasan Buatan untuk Aksi Iklim di Negara Berkembang: Peluang, Tantangan, dan Risiko

Share:
Kecerdasan Buatan untuk Aksi Iklim di Negara Berkembang: Peluang, Tantangan, dan Risiko

Tahun Diterbitkan

2023

Organisasi yang Berkontribusi

Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC)

Jenis Sumber Daya

Laporan Penelitian/Wawasan

Bahasa

Inggris

Topik Terkait

Topik Utama
Risiko & Peluang: Kasus Bisnis
Topik 2
Penanggulangan
Topik 3
Adaptasi & Ketahanan

Target Pemirsa

Penyedia Pendidikan/Think Tank/LSM
Penasihat & Konsultan
Pemerintah & Pembuat Kebijakan
MDBS/DFI

Wilayah Geografis Terkait

Afrika
Asia-Pasifik
Asia Tengah
Timur Tengah dan Afrika Utara
Amerika Latin dan Karibia
Oseania
Kecerdasan Buatan untuk Aksi Iklim di Negara Berkembang: Peluang, Tantangan, dan Risiko

Deskripsi Sumber Daya

Sumber daya ini mengkaji bagaimana kecerdasan buatan (AI) dapat mendukung aksi iklim di negara berkembang, terutama LDC dan SIDS, menguraikan aplikasi, peluang, dan risiko.

Mengapa Hal Ini Penting

AI menawarkan potensi besar untuk meningkatkan ketahanan dan mengurangi emisi, tetapi membutuhkan penyebaran yang hati-hati dan adil di negara-negara berkembang.

Wawasan Utama

  • Adaptasi: AI memungkinkan pemodelan iklim, peringatan dini, pertanian, pengelolaan air, keanekaragaman hayati, dan pemantauan penggunaan lahan
  • Mitigasi: Mendukung pelacakan GRK, optimalisasi energi dan transportasi, dan MRV untuk pasar karbon
  • Studi kasus: Ethiopia (peringatan dini), Kenya (hasil panen), Vietnam (pemantauan hutan)
  • Risiko: kesenjangan digital, data lemah, masalah keamanan siber, bias sosial, dan tuntutan energi/air
  • Beberapa penggunaan AI, seperti eksplorasi bahan bakar fosil atau disinformasi, dapat memperburuk risiko iklim
  • Inisiatif #AI4ClimateAction membangun kapasitas dan kesadaran di bawah UNFCCC

Apakah pengetahuan ini bermanfaat?

Kami ingin mendengar pendapat Anda! Anda dapat membagikan umpan balik Anda atau menyarankan sumber daya di bawah.